Sabtu, 05 Januari 2013

Sepi Itu Bernama Maya



Sepi Itu Bernama Maya

Kembali kurangkai kata menjadi sajak
Sekedar mengenangmu
Pada sebagian hembusan nafas
-di awal babak memasuki subuh
Lama sekali tak ku jumpai kunang-kunang
-yg memberikan isyarat
Saat engkau tak datang dalam mimpiku

Malam kini begitu larut, tapi
Tak sedikitpun kantuk menyapaku
Aku terlena dalam hayalan para pemimpi
Sesekali seraut wajah merasuki jiwaku yang rapuh

Kini aku hanya bertumpu
-pada onani imajinasi yang tak nyata
Apalah arti kesetiaan dan kerinduan
Jika pengorbanan hanya meneteskan air mata
Dan bayangmu kian tak berwujud
Sirna dalam percikan fatamorgana.

F Malang 06/10/12

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design Downloaded from Free Blogger Templates | free website templates | Free Vector Graphics | Web Design Resources.